5 Mitos yang merugikan dalam Pemeriksaan Pajak

Pemeriksaan pajak dilakukan dengan tujuan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dan untuk tujuan lain berdasarkan Undang-undang perpajakan kita. namun di sisi lain kita terkadang mendengar isu-isu dalam pemeriksaan pajak. Anggapan-anggapan yang salah itulah yang harus kita luruskan agar hakikat dari pemeriksaan pajak itu sendiri dapat tercapai. ada beberapa mitos yang merugikan bagi Wajib pajak ketika pemeriksaan pajak akan dilakukan diantaranya..:
  1. Lebih baik kelebihan pajak tidak saya klaim daripada SPT saya menjadi lebih bayar dan saya akan repot diperiksa. Mitos ini salah. Pemeriksaan pajak tidak hanya didasarkan pada SPT lebih bayar. Walaupun laporan audit Anda wajar tanpa pengecualian, memasukan SPT Anda dapat di lakukan Pemeriksaan Sederhana Kantor (PSK) selama 2 bulan. Anda akan rugi 2 kali jika mempercayai mitos ini, karena Anda kehilangan kesempatan untuk mengklaim kredit pajak Anda dan tetap diperiksa. Wah…..
  2. Percuma membuat rekonsiliasi komersial fiskal sesuai aturan, toh nanti tetap saja fiskus mencari-cari koreksi semau dia.Mitos ini salah. Justru Anda akan rugi jika tidak membuat rekonsiliasi sesuai peraturan, karena akan muncul koreksi yang menyebabkan Anda harus membayar denda cukup besar. Jika Anda tidak berbuat curang. Anda tidak usah takut.
  3. Jangan memakai konsultan saat diperiksa, karena fiskus tidak senang kita di dampingi oleh konsultan.  Mitos ini salah , karena justru konsultan pajak yang terdaftar dan bersertifikat dapat memberikan masukan kepada anda setiap saat dalam menghadapi pemeriksaan pajak.
  4. Santai sajalah saat diperiksa, bisa cincay lah . Mitos ini salah. Pemerintah dalam hal ini Dirjen pajak sejak dulu tidak mentolerir prilaku ini. Lagi pula kenapa mesti cincaykalau anda tidak berbuat curang. Kalau pun Anda harus membayar pajak karena ketidaktahuan Anda dalam menerapkan peraturan , ajukan saja permohonan penghapusan / keringanan denda. Sepanjang Anda memang tidak berniat curang, Dirjen pajak sesuai dengan kewenangan yang di berikan oleh undang- undang pasti akan mengabulkan permohonan Anda berdasarkan rasa keadilan .
  5. Menghadapi pemeriksaan pajak sama seramnya dengan menghadapi kematian. Mitos ini salah. Jika selama ini Anda alergi terhadap pajak bisa jadi karena Anda kurang mendapatkan informasi yang seharusnya tentang pajak.

Previous
Next Post »

6 komentar

Click here for komentar
Adi Wijaya
admin
Rabu, 23 Februari, 2011 ×

wahhhh harus disosialisasikan nieh ma wajib pajak agar WP mengetahuinnya,,

Reply
avatar
na.tand
admin
Selasa, 22 Maret, 2011 ×

pajak harus lebih disosialisasikan lagi, tidak hanya lewat media, tapi harus terjun langsung ke lapangan dengan contoh studi kasus..
karena masih banyak yg tidak mengerti bagaimana cara mengisi SPT

Reply
avatar
Adi Wijaya
admin
Minggu, 03 April, 2011 ×

@iya sih sob sbnrnya memang hrus bgtu soalnya kan msh banyak wajib pajak yg kurang mngerti,,,

ide studi kasus itu sngat bgus sob,,,,thanks

Reply
avatar
Selasa, 05 April, 2011 ×

nahh pendapat-pndapat sperti ini yg sbnrya harus di ubah oleh DJP, krena jk WP beranggapan sperti itu,,apalah jadinya jk DJP sdh hilng kpercyaan di mata WP,,?

Reply
avatar
UII Official
admin
Jumat, 29 Juni, 2012 ×

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii :)

Reply
avatar

Silahkan berkomentar, dan terima kasih telah berkunjung di blog saya ConversionConversion EmoticonEmoticon